Senin, 12 September 2022

G.Berpikir Algoritmik

1.Jenis data dalam penelitian

     Secara umum dikenal dua jenis data, yaitu :
A.data kuantitatif, Merupakan jenis data yang dipresentasikan dalam bentuk notasi angka,misalnya skor antara 1 - 4
B.data kualitatif, Merupakan tipe data yang tidak dapat diukur nilainya dalam bentuk angka, 

2.Teknologi Computational Thinking(CT) 

    A.Definisi dan karakter   

    Tujuan dari ct adalah efektivitas  dan kecepatan pengambilan keputusan.dilihat dari sisi dan penerapannya,ct memiliki dua aspek antara lain:
1.cct, sebagai tahapan dan mekanisme pemikiran dan penalaran manusia tanpa bantuan teknologi.
2.ct, sebagai metode pemecahan masalah yang didesain agar dapat dijadikan dengan bantuan mesin komputer atau bisa juga melibatkan manusia. 
    Karakter ct ketika diimplementasikan sebagai alternatif pemecah masalah, yaitu ;

1.menentukan permasalahan yang akan diselesaikan dengan bantuan teknologi informasi dan komputer.

2.menerapkan metode algoritme dalam melakukan proses analisis.

3.memvisualisasikan data dan informasi melalui model dan simulasi.

4.proses yang dilakukan bekerja secara otomatis berdasarkan algoritme yang telah diatur.

5.fase identifikasi, pengumpulan data, proses analisis, serta menetapkan keputusan solusi, dilakukan secara cepat dan tepat dengan tujuan efisiensi proses.

6.mendukung proses generalisasi ataupun prifatisasi problem solving dalam bentuk umum.

      B.Elemen komputational thinking
    
    Komputational thinking memiliki enam bagian penting, antara lain:
1.abstraction
2.algorithmic thinking 
3.auto mation 
4.dekomposition 
5.debugging 
6.generalization
   
    C
.artificial inteligence (AI)


     Artificial intelligence atau kecerdasan buatan adalah salah satu implementasi dari berpikir komputasi yang bertujuan memprogram komputer agar mampu melakukan pekerjaan layak nya manusia, seperti : 
1.persepsi keerdasan
2.persepsi rise
3.persepsi potesi bisnis
4.Persepsi logika pemrograman

    D.Sistem pakaran 

1.definisi sistem pakaran 

    Expert system atau sistem pakaran merupakan salah satu cabang dari disiplin ilmu AI dalam menyediakan data informasi seta menyelesaikan permasalahan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman manusia yang memiliki tingkat pakar tinggi, fitur yang dimiliki oleh sistem pakar meliputi beberapa aspek, antara lain:
a.mempunyai pengnetahuan dan keahlian setingkat pakar manusia.
b.memiiki fungsi yang dapat mempertimbangkan keputusan menggunakan model simbolis.
c.keberagaman dan tingkat kedalaman pengetahuan berasal dari kumpulan para pakar.
d.mempunyai kemampuan yang dapat menganalisis secara otomatis setiap parameter input masalah.


2.kelebihan sistem pakar 
    Kelebihan penggunaan sistem pakar sebagai penunjang pekerjaan sehari-hari meliputi hal sebsgai berikut:
a.memiliki basis data pengetahuan relatif besar.
b.mampu menyimpan pakar dalam jangka waktu yang lama.
c.mampu melakukan perhitungan secara cepat dan tepat.
d.mampu menyajikan data dan informasi dengan akurat.
3.komponen sistem pakar
    Untuk mendukug sistem kerja pakar ada beberapa elemen penting, sebagai berikut:
a.sistem akuisisi pengetahuan
b.knowledge base
c.inference machine 
d.user interface
e.blackboard atau tempat kerja
f.justifier atau subsistem menjelas
g.subsistem perbaikan pengetahuan
4.modul utama dalam sistem pkar
    Terdapat tiga modul utama yang menyusun sistem pakar, uaitu antara lain:
a.modul penerimaan pengetahuan(knowledge acquation mode)
b.modul konsultasi(konsultation mode)
c.modul penjelasan(explanation mode)
5.bentuk sistem pakar 
    Sistem pakar terbagi menjadi empat bentuk, yaitu sebagai berikt:
a.berdiri sendiri(independent)
b.terintegrasi(integrated)
c.terhubung kesistem lain(konnected to other system)
e.decision support system
1.pengertian DSS
desicion support sistem pada dasarnya adalah sistem informasi sebagai hasil proses berpikir secara komputasi yang diciptakan engineer atau programmer.
2.karakterristik DSS
    a.mempermuda manajemen dalam mengambil keputusan dengan mempertimbangkan data-data terdahulu.
    b.memiliki graphcal yang menarik dan mudah digunakan untuk berinteraksi antara user dan sistemDSS.
    c.mampu mendektesi, dan mengambil keputusan terhadap masalah baik dengan hierarki terstruktur, semiterstruktur, maupun tidak terstruktur.
d.mampu berintegrasi dengan sistem lain.
3.tahapan pengambilan keputusan
    a.tahap intelegence 
    b.tahapan desain
    c.tahapan pilihan 
    d.tahapan implementasi
4.komponen sistem 
     untuk menjalan kan keempat tahapan tersebut sistem DSS harus menyediakan beberapa modul penting dalam dalam proses pengambilan keputusan, antara lain:
a.data management 
b.model management
c.communication
d.knowledge management

3.Penerapan teknologi CT

A.biometric system
    ada dua jenis biometric yang saat ini dikembangkan yaitu sebagai berikut
1.physiological characterictics
2.behavioral characteristics
B.face recognition
face recognition merupakan revolusi teknologi di era industri 4.0 yang mampu mengidentifikasi dan memvalidasi data seseorang berdasarkan gambar dan pola waja manusia.
C.voice recognition
 Voice recognition merupakan teknologi pendektesi data yang berasal dari ucapan atau suara yang diubah menjadi data  digital.
D.fingerprint recognition
fingerprint recognition merupakan teknologi yang akan mencatat pola sidik jari manusia kedalam bank data digital.
E.computer-aided diagnosis(CAD)
CAD adalah sistem diagnosis yang digunakan untuk mendektesi gejala penyakit dalam bidang kedokteran.
F.optical character recognition (OCR)
OCR merupakan sala satu jenis Al yang mampu membaca dokumen cetak atau tulisan tangan dikertas melalui proses scaning, yang kemudian diekstrak dalam bentuk file teks yang dapat di edit tanpa perlu mengetik secara manual.
G.machine vision 
teknologi machine vision memiliki konsep berupa kecerdasan mesin yang mampu menggantikan manusia dalam melihat dan menganalisis objek gambar sehingga dapat menyajikan opsi keputusan bagi penggunanya.
H.data mining
 1.konsep data mining 
definisi data mining dari beberapa versi, antara lain sebagai berikut:
1.sebagai tol untuk mendektesi, melakukan identifikasi, dan penelusuran serta akumulasi data dalam jumlah besar guna menemukan pola tertentu.
2.metode pengekstrat informasi yang awalnya belum memiliki arti dan kurang menarik dalam rangkaian penyimpanan data besar.
3.mekanisme data besar guna mencari pola atau pattern menggunakan algoritme tertentu.
2.faktor dan model data mining

4.Enkripsi ROT13

a.konsep enkripsi dan dekripsi
enkripsi sdalah metode atau mekanisme mengubah atau mengonfersi format data menjadi bentuk lain yang tidak muda dibaca dan dipahami. hasil dekripsi disebut dengan ciphertext.
b.algoritme ROT13

F.Logika Konversi Bilangan

 1.Jenis dan format halaman 

    Bilangan yang dikenal secara umum adalah kombinasi dari angka 0 dan 9. Angka tersebut dapat dikelompokan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari biner,ternary, desimal hingga heksademisal. Tabel pengelompokan jenis bilangan :
    A.Biner : 0 1 digit
    B.Ternary : 0 1 2 digit
    C.Quartenary : 0 1 2 3 digit
    D.Quinary : 0 1 2 3 4 digit 
    E.Senary : 0 1 2 3 4 5 digit 
    F.Septenary : 0 1 2 3 4 5 6 digit 
    G.Octenary : 0 1 2 3 4 5 6 7 digit 
    H.Nonary : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 digit 
    I.Denary : 0 1 2 3 4 5  6 7 8 9 digit 
    J.Undenary : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A digit
    K.Duodenary : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B digit 
    L.Tredenary : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9  A B C digit 
    .......
    O.Hexadenary : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F digit
    
    Terdapat empat format yang sering digunakan, yaitu biner, oktal, desimal, dan hexadesimal, sebagai berikut :


A.bilangan berbasis 2 (biner)
B.bilangan berbasis 8 (oktal)
C.bilangan berbasis 10(demisial)
D.bilangan berbasis 16(hexadesimal)


2.Teknik konversi bilangan 

    Konversi adalah teknik mengubah bentuk dari suatu bentuk ke bentuk yang
lain, dengan tetap memiliki arti dan nilai yang sama. Ada dua teknik yang biasa digunakan yaitu teknik penjumlahan dan pembagian.

A.Teknik penjumlahan : Merupakan hasil kali nilai bilangan tertentu, dengan bilangan berpangkat bulat.
B.Teknik pembagian : Merupakan pembagian yang bilangan awalnya akan dikonversi ke format tertentu, dibagi secara berulang.

3.Sistem Penyandi Bilangan
    Merupakan tahap encoding, yaitu mengubah bilangan desimal 8 menjadi biner sebelum dikirimkan ke CPU. Nilai biner 1000 menjadi nilai desimal 8, yang kemudian ditampilkan dalam layar monitor. Contoh : Seorang user mengetikan angka 8 dengan keyboard, tombol akan mengubah kode desimal menjadi sebuah angka biner yang dikirim menuju CPU atau prosesor.

E.Logika Penalaran Inferensi

 1.konsep inferensi 

    Inferensi diambil dari istilah bahasa inggris, yaitu inference yang mengandung arti penyimpulan. Inferensi adalah mekanisme pembuatan simpulan atau konklusi berdasarkan satu atau lebih proposisi.

2.kebenaran argumen
    Argumen merupakan kumpulan pernyataan dengan bagian akhir dari pernyataan tersebut dapat dikategorikan sebagai konklusi. Beberapa Aspek yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut: 
 A.Tetapkan premis atau hipotesis dan ambil simpulannya.
 B.Gunakan mekanisme tabel kebenaran berdasarkan logika matematika.
 C.Buatlah tanda pada setiap baris pernyataan yang dianggap benar.
 D.Jika ditemukan baris pernyataan yang bernilai salah, pernyataan tersebut dianggap sebagai argumen invalid. 

3.jenis inferensi berdasarkan jumlah premis.
     Berdasarkan jumlah premisnya, inferensi dapat dibedakan menjadi dua antara kain:
A.immediate inference atau inferensi langsung 
A.mediate inference atau inference tidak langsung.

4.metode inferensi
    Ada empat cara meelakukan penarikan simpulan atau inference:
A.modus ponens. Contohnya : Premis 1 : Jika perangkat keras memiliki input, CPU,RAM, dan Hard disk, maka perangkat tersebut adalah komputer.
B.modus tollens. Contohnya : Premis 1 : Jika komponen komputer adlah metal, maka komponen tersebut dapat memuai.
C.Modus penambahan disjungtif. Contohnya : Laptop bermerek SUSAS dapat menjalankan sistem operasi Windows. (bernilai benar)
D.modus penyerdehaan konjungtif. Contohnya : Bahasa pemerogaman tingkat tinggi adalah Java dan Python.


D.Metode Penalaran

     Penalaran diterjemahkan sebagai metode berpikir dalam menghadapi persoalan berdasarkan referensi atau rujukan, guna menghasilkan simpulan atau pernyataan baru yang dapat diuji kebenarannya. Metode penalaran manusia dapat dikategokan menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut :

1.deduktif

    Deduktif adalah metode penalaran yang difokuskan untuk menggali informasi secara umum, kemudian dirangkum menjadi simpulan secara khusus. Metode ini digolongkan menjadi dua macam yaitu :
   A.metode silogisme
dua metode silogisme yang dapat dipilih antara lain:
1.Silogisme negatif   
2.silogisme eror
    B.metode entimen 
    metode entimen menerapkan pola pikir deduktif secara langsung tanpa melalui mekanisme silogisme.
   
 2.induktif

    Induktif adalah metote penalaran yang bertolak belakang dengan deduktdif. Pengambilan simpulan dilakukan dengan mempelajari dan menganalisis pernyataan secara khusus atau spesifik atau yang bersifat umum. Contohnya

A.Premis : Oabjek wisata temanggung  memiliki hawa dingin, daerah telaga sarangan gunung lawu juga terkenal suhu rendah.

B.Simpulan : Semakin tinggi dataran dari permukaan laut, maka cenderung dingin hawanya.

3.Abduktif
   
    Abduktif adalah metode penalaran yang dilakukan dengan mengambil sala satu opsi argumentasi atau alasan yang dianggap mendekati kebenaran dari beberapa pilihan argumentasi. Contohnya :  Pada waktu mala haari, situs E - LEARNING dengan mudah dan cepat sekali diakses karena minimnya jumlah user yang menggunakan. 


C.Logika Matematika

    Dalam ilmu matematika juga dikenal teknik logika. Logika matematika terdapat lima istilah yang sering digunakan, yaitu :

1.negasi
    merupakan metode membalikan nilai sebelumnya, yang semula benar menjadi salah dan salah menjadi benar. dengan menambahkan negasi ( menggunakan simbol ~)
berikut adalah tabel kebenaran negasi.

         p=adalah pernyataan kesatuan
       ~p=adalah simbol pernyataan yang memperoleh negasi
         b=adalah pernyatan yang memiliki nilai besar.
         s=adalah pernyataan yang memiliki niai salah.

2.konjungsi
    konjungsi merupakan teknik penggabungan beberapa pernyataan yang kemudian di kenal dengan istila pernyataan majemuk.

          p=adalah pernyatan kesatuan.
          q=adalah pernyataan ke dua.
          b=adalah pernyataanyang memiliki nilaia benar.
          s=adalah pernyataan yang memiliki nilai salah.
          p^p=adalah output yang dihasilkan dari proses konjungsi.

3.disjungsi
    Disjungsi merupakan teknik perbandingan antara dua pernyataan(pernyataan majemuk) yang dihubungkan dengan kata "atau" dan dipresentasikan dengan simbol "v". Disjungsi akan menghasilkan nilai benar atau true.

         p=adalah pernyataan persatua    
         q=adalah pernyataan kedua
         b=adalah pernyataanyang memiliki nilaia benar
         s= adalah pernyataanyang memiliki nilaia benar
         p p=adalah output yang dihasilkan dari proses 

4.implikasi
    Merupakan salah satu penerapan pernyataan majemuk yang menggunakan penghubung "jika"..., maka..." dengan notasi simbol berupa"->". Sebagai contoh, p -> q.

        p=adalah pernyataan kesatu
        q=adalah pernyataan kedua.
        b=adalah pernyataanyang memiliki nilaia benar
        s= adalah pernyataanyang memiliki nilaia benar
        p-p=adalah output yang dihasilkan dari proses implikasi.

5.Bimplikasi 
    Bimplikasi merupakan salah satu jenis pernyataan majemuk yang dibentuk dengan menggunakan kata penghubung"...jika dan hanya jika...", yang diwakili dengan simbol notasi "<->".

         p=adalah pernyataan kesatu
         q=adalah pernyataan kedua.
         b=adalah pernyataanyang memiliki nilaia benar
          s= adalah pernyataanyang memiliki nilaia benar   
         p-q=adalah output yang dihasilkan dari proses biimplikasi.

    

B.Pernyataan dan Logika Proporsi

 1.  Definisi Proporsi

       Menurut KBBI,pernyataan merupakan hal yang menyatakan,sesuatu yang dapat mengandung makna besar atau salah, yang sekaku menghasilkan nilai benar /true (1) atau sala/false (0).

        Salah satu jenis pernyataan yang dapat dijadikan acuan dalam komputasi yang mengandung pengertian metode untuk menyatakan sesuatu secara utuh sehingga dapat dinilai apakah pernyataan itu benar, salah,disetujui, ditolak, diterima, atau disangkal validitasnya.dalam pernyataan logika proposisi dapat diidentifikasi berdasarkan empat elemen penting, yaitu sebagai berikut.

 A.subjek merupakan konsep yang menjadi aktor utama dalam pernyaan, meliputi benda, objek tempat, orang. 

B.predikat adalah istilah perlakuan atau tindakan yang dilakukan atau dikenakan pada subjek.

C.kopuka merupakan kata kerja (verba) yang menjadi penghubung antara subjek dan predikat dalam sebuah pernyataan.

D.kuantor merupakan bagian dari pernyataan yang penulisnya disesuaikan dengan kebutuhan, bertujuan untuk mengubah pernyataan umum menjadi tertutup dalam rangka mempertegas makna yang disampaikan. dalam penerapannya diklasifikasiksn menjasi dua tipe,yaitu sebagai berikut

1.kuantor universa/umum

kuantor universal/umum digunakan untuk menyatakan

 "untuk semua/setiap"dengan simbol (vx)

2.kuantor khudud

kuantor khusus digunakan untuk menyatakan bahwa.

"ada bagian paling sedikit satu x" dengan notasi simbol (ex).

    contoh pernyataan proposisi yang ddinyataan dalam bentukkalimat dalam bentuk kaliat ataupun secara sistematis.

A.universitas negeri sebelas maret surakarta adalah salasatu perguruan tinggi negeri dibawah kemdikbud.

B.setiap anga yang dikalian dengan nol hasilnya akan tetap nol.

    Contoh pernyataan yang tidak termaksud dalam kategori proposisi adalah sebagai berikut.

"apakah SMK Negeri 2 surakarta terakreditasi A?"

      Pernyataan logika proporsisi dalam contoh sebelmnya bisa diklasifikasikan sebagai pernyataan kalimat terbuka.

2.   Aspek Penggunaan dalam Proporsi
  Berdasarkan aspek penggunaannya dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu sebagai berikut.
 A.aspek bentu 
 1.proposisi tunggal adalah jenis pernyataan logika yang hanya terdiri dari satu subjek dan satu predikat atau dikenal dengan kalimat tunggal.
 2.proposisi majemuk merupaan jenis pernyataan yng memiliki dua predikat dalam penulisannya atau gabungandari dua pernyataan tungga proposisi.
 B.aspek sifat
  1.kategorial 
kategori merupakan jenis sifat dalam pernyataan proposisi  yang memiliki nilai pembenaran atau penolakan (ingkar) secara mutlak tanpa alasan apapun.
  2.kondisional
kondisional merupakan pernyataa proposisi yang nilai kebenaran memiliki syarat penentu.jenis ini dapat dibedakan menjadi dua macam,antara lain:
 a.hipotetis
 b.disjungtif
 
C.aspek luas
    Berdasarkan keluasan penyampaianny, proposisi dapat dibagi menjadi tiga macam antara lain:
     1.Unifersal
     2.Partikular
     3.Singular
  d.aspek kualitas dan kuantitas
berdasarkan sisi kualitas, proposisi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut:
1.proposisi positif atau afirmatif 
2.proposisi negatif
    berdasarkan aspek kuantitaf, pernyataan proposisi dapat dibedakan menjadi dua jenis, antara lain:
1.proposisi universal tau umum 
2.proposisi khusus atau partikular.


A.Pola Berpikir

1.  Konsep Ide atau Gagasan

    Ide atau gagasan adalah rancangan yang tersusun di dalam pikiran kita. Ide atau gagasan yang dihasilkan dari proses berpikir yang panjang dan matang bisa disebut dengan penalaran. Manfaat ide atau gagasan antaa lain

1.Dapat menjadi solusi alternatif pemecahan masalah.

2.memberikan peran aktif dan positif bagi perkembangan diri sendiri dan orang lain    

3.melahirkan konsep dan dinamika baru dalam hal teknologi, pengetahuan, dan keterampilan.

4.membuat terobosan baru yang dapat membantu masyarakat.

5.mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru

6.memberikan contoh dan teladan bagi orang lain.

7.tidak bertentangan dengan peraturan yang ada

     Simulasi dalam otak tersebut bisa dikategorikan sebagai berpikir logis dan sistematis sehingga memunculkan ide atau gagasan tentang pemecahan masalah, yang kemudian dituangkan dalam bentuk penulisankode program yang dapat dikomplikasi.

2.Teknik Memetakan Ide 

     Tahapan untuk mengategorikan ide dalam sebuah sistem pemetaan dapat mengacu pada beberapa tahapan sebagai berkut:

A.menentukan pokok permasalahan yang akan dijadikan tema dan ide utama.

B.setelah menentukan ide utamanya, anda harus menjelaskan komponen pendukungnya, yaitu dengan menulis subtema yang akan dijadikan elemen penjelasnya.

C.dari subtema tersebut, kembangkan lagi dengan sub-sub item yang mungkin muncul sehingga lebih lengkap dan detail.

 D.rangkaian ide utma dan subtema harus saling terhubung secara logika dan mewakili proses berpikir yang divisualisasikan

    Metode pemetaan ide (peta minda) dapat menggunakan aplikasi, seperti freemind, xmind, dan mindmaple untuk mempermudah. Dengan memvisualisasikan serta memetakan ide-ide dalam otak, hal tersebut dapat memberikan dampak posif seperti berikut :


A
. membuat poin-poin penting dalam ide.

B. mengurangi secara detail langkah atau tahapan dalam ide tersebut. 

C. menyeimbangkan pola kerja otak kanan dan kiri.

D. memudahkan dalam menginventarisasi kebutuhan dalam aktivitas

E. memperbaiki sistem desain dan urutan struktur organisasi, alur bisnis, logika pemrograman, dan lainnya.

F. menjadi pedoman dalam menentukan penyelesaian masalah sejenis.

      Langkah-langkah yang dilakukan ketika memetakan ide membuat kerangka penjelasan, antara lain.

A.menentukan tema utama yang dijadikan subjek pengembangan.

B
.mengidentifikasi setiap cabang yang mungkin ada dalam tema, seperti kegiatan yang mungkin dilakukan, substruktur organisasi yang dapat dibuat, dan lainnya.

C. dari subtema tersebut,kembangkan lagi dengan sub item yang mungkin muncul 
sehingga lebih lengkap dan detail.

3.Konsep Algoritme

    Algoritme sebenarnya berasal dari kata"algorism" yang mengandung pengertian cara membuat metode penyelesaian masalah secara logis, runtut, dan sistematis dalam waktu secepat mungkin. istila logis atau logika berasal dari kata logos yang berarti hasil pemikiran yang disampaikan dalam kata-kata,tulisan maupun verbal, yang identik dengan akal dan dapat ditima secara ilmia.


 

Minggu, 11 September 2022

Profil Biodata

Biodata Diri

Nama : Adi Candra, 

Kelas : X TEI 1, 

Alamat : Desa Tulakan, Dk Tanggulasi, RT/RW 06/05, Kec Donorojo, Kab Jepara, 

Agama : Islam, 

Foto : 

G.Berpikir Algoritmik

1.Jenis data dalam penelitian        Secara umum dikenal dua jenis data, yaitu : A.data kuantitatif , Merupakan jenis data yang dipresentasi...